Dari Jogja ke Jakarta Cuma 5 Menit!

Mudik emang capek. Gak cuma fisik tapi juga dompet. Oleh karena itu kita harus siapkan segala sesuatunya dari jauh-jauh hari bahkan sebelum bulan Ramadhan tiba. Apalagi buat mahasiswa perantau. Dompet bener-bener harus dipegang kuat-kuat menahan godaan hawa nafsu untuk bisa beli tiket pulang dan ikut merayakan Idul Fitri bersama keluarga di rumah. Tapi tapi tapi, …

Advertisements

Bingung Milih Kacamata?

Memilih untuk mengenakan kacamata merupakan keputusan yang tidak dapat diambil dengan mudah begitu saja. Karena kacamata merupakan benda yang akan melekat (mungkin) menjadi identitas sepanjang sisa hidup kita, sehingga banyak hal yang harus dipertimbangkan saat pertama kali mengenakannya. Mulai dari minus mata, jenis frame yang akan digunakan, dan pastinya harga dari kacamata itu sendiri. Saat …

Dikit Dikit Bilang Makasih!

Selama 7 tahun lamanya, saya berkuliah di Jogja. Di Jogja, saya menyadari bahwa ada kebiasaan-kebiasaan yang sebegitu kuatnya hingga saat ini ketika saya sudah pulang kembali ke "kampung halaman", kebiasaan itu melekat. Salah satu kebiasaan itu adalah kebiasaan 'mengucapkan terima kasih'. Sebelum saya datang ke Jogja, saya adalah anak SMA yang hanya tahu belajar, berteman …

Misa Kematian dari Sebuah Mimpi (PT. 2)

Pagi itu keadaan rumah sangat sepi. Lelaki tua itu sudah terbangun sejak pukul 3 pagi. Ia sudah sibuk mengutak-atik mobil tua di garasinya. Istrinya masih terlelap dalam tidur. Hari itu ia perlu pergi ke sebuah tempat yang jauh. Ada pekerjaan yang harus diselesaikan, pikirnya. Ada sebuah keheningan panjang saat matahari belum menampakkan dirinya. Keheningan yang …

Misa Kematian dari Sebuah Mimpi (pt. 1)

Pagi masih terlalu dini saat lelaki tua itu duduk di persimpangan jalan. Ia terlihat sedang menunggu seseorang. Sesekali ia usap wajahnya yang berkeringat. Dingin pagi itu membuat tulang lututnya yang sudah rapuh bergemeretak. Jaket pemberian istrinya terlalu tipis untuk melawan hawa dingin di sudut kota itu. Matanya menerawang ke satu titik dan lantunan simfoni Air …

Kelopak Bunga yang Mengering

Setelah menghabiskan dua hari belakangan untuk bertemu dan menggugurkan dosa dengan tetangga dan sanak saudara, hari ketiga ini adalah hari yang spesial,  karena pada hari ini akhirnya saya dapat bertemu dengan nenek yang saya cintai. Sekitar setengah jam sebelum adzan shalat Jum’at dikumandangkan, saya tiba di tempat nenek. Cuaca panas terik yang menyerang saat keluar …

Karius.

Berulang kali dia menghela nafas dan menahan semua buncah dalam dirinya. Satu, dua, tiga, empat, hitungnya dalam hati sambil menarik nafas panjang ke dalam perutnya. Satu, dua, tiga, dia menahan nafas itu dalam-dalam. Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, perlahan dia mengeluarkan semua nafas itu melalui mulut sambil mengempiskan perutnya. Karena semua ini akan segera …

Amadea.

Dia suka sekali berjalan kaki. Berpindah dari satu tempat ke tempat lain, bercerita dari satu kehidupan ke kehidupan lainnya. Setiap malam ia mengadu pada dinding kamarnya, terjebak rindu yang membaur jadi sendu, dan memintal asa yang tersisa. Kala ia bercerita, dentuman melodi yang mengiringi. Ceritanya tentang dia yang sendiri. Yang terus berlari. Dan mungkin takut …

Drama Rubah yang Menjadi Raja

Ketika sang Singa berhenti mengaum...sang Iblis tak lagi ditakuti...Meriam menjadi usang...sayap Elang Biru yang patah-patah...dan Burung Dandang Merah yang tak lagi bisa terbang tinggi...dua binatang itu, sang Ayam dan Rubah yang tak pernah dihiraukan perlahan masuk ke ruang singgasana...dan pada akhirnya sang Rubah memakan sang Ayam.... Sebuah perhelatan drama besar tersaji di gelaran Liga Primer …

akibat nonton film

Nampaknya seiring bertambahnya usia saya, saya menjadi semakin emosional. Contohnya seperti saat saya sedang menonton film. Bukan sekali dua kali saya menangis karena menonton sebuah film, atau ya setidaknya mata saya berkaca-kaca saat sedang menikmati melankolia momen yang terjadi dalam film tersebut.   Screenshot film diatas merupakan film yang berhasil membuat saya menangis dan di waktu …